About Me
- Admin
Followers
Tuesday, May 18, 2010
Koi yang dipelihara dan dikembangkan di Indonesia memiliki banyak variasi, terutama pada warnanya. Variasi semacam ini menyebabkan Koi dibagi menjadi beberapa kelompok atau jenis. Pada dasarnya, ikan Koi yang ada di Indonesia dikelompokkan menjadi dua, yaitu Koi Lokal dan Koi Impor. Koi Lokal adalah Koi hasil persilangan atau pembastaran antara Koi Indonesia dan koi Impor. Koi Impor adalah Koi yang didatangkan dari Jepang.
Koi Lokal memiliki perbedaan yang jelas dengan Koi Impor. Koi Lokal memiliki warna yang kurang cemerlang dibandingkan dengan Koi Impor. Koi Impor warnanya lebih murni. Warna putih Koi Impor tidak memudar dan tidak kekuningan, seperti koi Lokal. Bentuk tubuh Koi Lokal lebih pipih, sedangkan Koi Impor bulat tetapi tidak kelihatan gemuk. Umumnya, Koi Lokal lebih liar daripada Koi Impor. Kenyataannya, Koi Impor lebih mudah ditangkap daripada Koi Lokal. Harga Koi Impor lebih tinggi daripada Koi Lokal.
a.Pengelompokan Koi Berdasarkan Pola Warna
Menurut Asosiasi koi Jepang, varietas Koi berdasarkan pola warnanya dibedakan menjadi 13 varietas. Ciri varietas Koi dipaparkan sebagai berikut :
1.Kohaku
Varietas ini memiliki komposisi warna putih dan merah (dwiwarna). Koi Kohaku akan dianggap berkualitas prima jika warna putihnya seputih salju dan warna merahnya gelap. Warna merah memiliki dua dasar, yaitu ungu dan coklat kekuningan. Warna merah yang dasarnya ungu akan lebih gelap dan tidak memudar. Kohaku dengan bercak merah menyerupai kilat halilintar disebut Inazuma Kohaku. Kohaku dengan bercak merah seperti Topi Napoleon disebut Doitsu-Kohaku-Napoleon.
2.Taisho Sanke
Varietas ini memiliki warna dasar tubuh putih dihiasi bercak merah dan hitam (triwarna). Koi Taisho Sanke dianggap berkualitas prima jika warna putihnya seputih salju dan merahnya pekat. Taisho Sanke yang warnanya merah merambat dari kepala hingga ekor disebut Aka Sanke. Taisho Sanke yang terdapat gumpalan merah di kepalanya disebut Fuji Sanke.
3. Kawarimono
Varietas ini terdiri dari karasugoi dengan warna hitam, Kigoi yang berwarna kuning, Chagoi yang berwarna coklat, midorigoi yang berwarna hijau, dan Matsuba yang warna tubuhnya berpola bunga cemara. Sumber lain menyebutkan bahwa
